SESEORANG
GADIS YANG FEMINIM DAN CANTIK
SiGadis
seorang anak desa
Aku
hidup seorang gadis kampung yang tak punya apa-apa dan hidup bersama nenekku
didesa.Ibu aku sudah meninggal.Semenjak aku kecil papa aku telah meninggalkanku
dan pergi menikah bersama orang lain.Kata nenek aku dulunya hidupku serba
berkecukupan.Setelah mereka menjadi bangkrut hidupku menjadi terkatung-katung
dan tak menentu.Sigadis kecewa dan marah’’YA ALLAH’’mengapa hidupku seperti
begini.Papaku orang yang sangat saya sayangin telah pergi meninggalkanku.
Nenekku
telah berkali-kali menasehatiku jadilah seorang gadis yang sholeha dan hidup
sederhana , jika suatu saat nantinya aku tumbuh menjadi seorang gadis yang
dewasa dan aku akan berjanji merawatmu’’nenekku .Ketika sigadis tersebut
beranjak tumbuh dewasa ,aku merasa hidup seorang nenekku serba pas-pasang.Sigadis ingin menolong
seorang neneknya yang lagi kesusahan, sigadis termenung bagaimana caranya aku
menolong nenekku yang lagi sakit-sakitan dan tak bisa berbuat apa-apa.
Tiba-
tiba sigadis ingin berkeliling kampung dan ingin berusaha berkenalan bersama
masyarakat desanya.Ketika sigadis bertemu dengan seorang kepala desa dia
bercerita tentang kehidupan seorang neneknya yang serba kesusahan. Kepala desa
pun menanggapi percakapan dengan sang sigadis,tak menyangka sigadis dan kepala
desa menawarkan sebuah pekerjaan yang baik untuk sigadis. Tiba-tiba sigadis
cepat-cepat bergegas hendak pulang kerumahnya untuk memberitahukan nenekku.’’
Nenek dan sigadis bercakap-cakap tentang pekerjaaan nya.’’Nenek pun merasa
setuju kamu berkerja sajalah bersama kepala desa walaupun honornya sedikit
tetapi aku bisa menghidupi sang nenek yang aku cintai.
Tak lama
kemudian kepala desa ingin berkunjung kerumah sang gadis tersebut, sigadis
merasa malu berkunjung kerumah aku yang begitu kumuhnya. Akan tetapi, si kepala
desa ingin berkenalan bersama sang nenek sigadis tersebut. Kepala desa dan sang
sigadis bertempat satu kerja, ketika itu jam waktunya pulang. Pada saat itu
sang gadis hendak pulang kerumahnya, tiba-tiba ada sesorang yang mengikutinya
perjalanan pulang. Selepas itu sang
sigadis melihat sang mata-mata dan sesaat sigadis bersembunyi agar supaya tidak
kelihat sama orang asing tersebut. Setelah sigadis bersembunyi dia bergegas cepat
pulang kerumahnya. Allhamdulillah”saya tiba dirumah dengan selamat. Keesokan
paginya sigadis hendak bergegas untuk pergi berkerja dan aku pamitan bersama
nenekku’’kata nenek aku berhati-hatilah kamu di jalan semoga kamu tiba dengan
selamat’’sigadis menjawab INSYA ALLAH nenek’’doa nenek selalu menyertaimu
cucuku…amin.
Tak lama
kemudian sigadis telah sampai ditempat kerjanya dan dia menyapa semua orang
yang ada didalam ruangan tersebut. Masya ALLAH semua rekan kerjaku menjawab
sapaanku, sigadis merasa bersykur banyak teman-temannya yang ingin berkenalan
dengannya. Tak lama sigadis duduk ditempat ruangan nya yang sejuk dan
nyaman,’’sigadis mengucapkan ALLHAMDULILLAH aku mendapatkan sebuah pekerjaan
yang nyaman dan baik.
Pada
saat sigadis melangsungkan kerjaannya dan tiba –tiba kepala desa memasuki
ruangan sigadis tersebut,’’sigadis bersimpuh malu –malu dengannya dengan
melihat wajah bapak yang begitu tampan dan sholeh. Akan tetapi siwajah kepdes
tersebut merasa rendah hati dan kamu nggak usah memberikan aku perkataan kiasan
yang bagus terhadapku, semua ciptaan ALLAH itu sama derajatnya baik kaya dan
maupun miskin. Di samping itu kepdes ingin berkenalan lebih dekat dengan sang sigadis tersebut, lama-lama sigadis
tersebut menyukai kepdes yang rendah
hati dan baik. Menjelang makan siang sigadis bergegas ingin kewarung untuk
membeli makanan, tanpa kaget si gadis merasa heran dengan tingkah seorang
kepdes yang selalu mengikutinya kemanapun dia pergi. Kepdes pantang menyerah
untuk mendapatkan sigadis yang baik hati tersebut. Setelah pulang dari makan
siangnya sigadis begegas kembali ketempat kerjanya untuk kembali bekerja,
tetapi dia bersama- sama pulang bersama kepdes.ALLHAMDULILLAH udah nyampai di
tempat aku’’sigadis mengucapkan terima kasih dengan kepdes telah mengantarnya.
Waktu
demi waktu telah beralalu dan saatnya kita pulang kerja’’PAK’’sikepdes bertanya
sama sang sigadis apakah boleh saya mengantar kamu pulang kerumah’’jawab sang
sigadis dengan senang hati bapak boleh
mengantarkan saya sampe tujuan rumahku yang begitu kumuh.Akan tetapi sikepdes
tidak merasa keberatan akan hidupmu yang serba sederhana dan kamu nggak usah
malu terhadap dengan saya.’’Ya udah pak kita bersama-sama pulang kerumah aku.
Sambil bergegas sikepdes menunggunya dia diluar.Allhamdulillah akhirnya aku
pulang bersama sang sigadis. Tuk…tuk…tuk sang sigadis hendak mengetuk pintu
rumahnya dan tiba-tiba seorang neneknya membuka pintu rumah tersebut’’ nenek
merasa kaget cucuku kamu sama siapa yang menggantarmu pulang kerumah’’jawab
sigadis tersebut itu adalah teman rekan kantorku nek’’tak lama kemudian sigadis
membuat minuman untuk seorang tamunya yaitu kepdes.
Sang
nenek banyak bertanya sama sang kepdes’’pak tidak ada yang marah kalau kamu
bertamu dirumah cucuku’’jawab sikepdes tak ada yang marah kok nek. Nek saya
sebenarnya mencari pasangan hidup alias calon istri.’’jawab sikepdes dengan
tersenyum??? waaahhhh bagus itu pak kepdes, segera lamarlah cucuku yang namanya
sang sigadis. Tak lama kemudian sang sigadis keluar dari dapur dengan membawa hasil
seduhan teh manisnya,
Akan
tetapi sigadis dan sikepsdes bersama-sama menjalin kekasih satu sama
lainnya.Setelah sigadis menerima menjadi pacarnya,mereka melihat ada seorang
ibu yang lagi mengendong anak bayi beserta suaminya jalan-jalan ditepi danau yang amat bagus
pemandangannya.Kedua sejoli ingin menyapa ibu dan ank bayi itu sambil
menggendong sambil memberikan susunya.Tak lama kemudiam sang suami tersebut
menghampiri istrinya ‘’suaminya bertanya mam siapa kedua sepasang sejoli itu
yang menggendong anak kita’’sang istri menjawab itu sepasang sejoli yang sedang
kasmaran cinta.
Tak lama
kaemudian dua sejoli tersebut bergegas pulang kerumah’’sambil mengayuh sepeda dua sejoli tersebut.Tak
terasa kami sudah sampe dirumah, kami bertemu sang nenek sigadis tersebut;’’sinenek
menanyakan kapan kalian menikah???? Jawab silelaki nek insya ALLAH aku melamar
sigadis secepatnya aku memanggil kedua orang tuaku. Kemudian silelaki tersebut
pergi pulang kampung untuk mengunjungi kedua orang tuanya. Mengdengar ketukan rumahku’’tokkk….tokkk…tokkk’’
abi dan umi aku pulang.
Tak lama
umi aku membuka pintunya”alhamdullah anak aku pulang juga. Sang lelaki tersebut
memeluk sang umi yang lagi berdiri dihadapannya dan tiba- tiba dataanglah
seorang abinya yang lagi berdiri didepan pintunya’’alhamdulillah akhirnya aku
bertemu abi sambil menyium kedua tangan orang tuanya.’’kemudian aku beristirahat untuk keesokan harinya untuk memberitahukan terahadap kedua orang
tuaku’’pagi-pagi hendak menjelang shalat subuh pun dikumandangkan,tak terasa
akupun mulai dag…dig..dug… memberitahukan ingin melamar sang gadis pujaan
hatiku. Kamipun hendak duduk bersama kedua orang tuaku dan adikku setelah usai
shalat subuh….hmmmmm’’abi dan umi aku ingin melamar seorang gadis dambaan
hatiku’’ apakah abi dan umi merestui hubungan kami berdua???


Ternyata
dan ternyata”ALHAMDULILLAH….umi dan abiku merestui kami berdua’’makasih ya
ALLAH atas rahmatmu. Sang lelaki tersebut cepat-cepat memberikan informasi
terhadap sigadis tersebut. Kring…..kring…kring….handphone pun mulai
berbunyi’’…sigadis menjawab telepon tersebut’’ mas haloooo assalamu alaikum’’…jawab
sang lelaki waalaikum salam.
Nafas
demi nafas sang lelaki tersebut jantungnya berdebar-debar kencang’’ akupun
merasa risau ingin memberitahukan kabar baik terhadap sang gadis tersebut. Sang
lelaki tersebut akhirnya menanyakan dia ingin melamar nya, akan tetapi sang
gadis menjawabnya’’….masss hmmmmm’’ aku menerima mu untuk menjadi
suamiku..Alhamdulillah……????
Menjelang
pelamaran sang gadis dan pengantin pria pun hendak berkunjung bersama kedua
orang tuanya. Tiba-tiba datanglah si pengantin pria bersama-sama keluarganya.
Tokkk….tokkk…tok…pintu pun mulai mengetuk dan salam pun mulai terucap Assalamu
Alaikum’’ujar sang lelaki dan keluarganya.
Siang
pun mulai datang dan semua keluarga sang lelaki menghampiri keluarga sang gadis
tersebut. Akhirnya sang gadis menerima lamaran sang lelaki itu…kedua belah
pihak menetukan hari pernikahannya.
Menjelang
hari pernikahannya cukup sederhana dan semua para tamu undangan ikut meraikan
acara tersebut. Dentingan –dentingan musik mulai terdengar dengan kerasnya,
para tamu undangan ikutpun meramaikan dentingan musik dan alunan lagu –lagunya
ikut terdengar enak didengarnya.
Setelah
acara usai kedua mempelai terutama pengantin perempuan ikut bersama sang
suaminya dan sang nenek berkata terhadap sigadis’’cucuku kamu jaga diri yahhh
dan patuhi semua apa yang diperintahkan sama suami kamu’’jawab sang gadis iya
nek dan insya ALLAH aku menjaga kehormatanku untuk suami aku dan aku mengikuti
semua perintahnya.
‘’….sigadis
dan suaminya pun bergegas pulang kerumahnya, akan tetapi sigadis tak rela
meninggalkan neneknya yang lagi kesepian dirumahnya. Akupun bertanya sang suamiku;apakah boleh aku
membawa nenekku dirumah ini’’..sang suami menjawab kamu boleh membawa nenek
kamu dirumah dan asalkan dia betah tinggal ditempat ini’’….ujar sang istri
insya ALLAH nenek aku pasti betah tinggal dirumah ini.
Datanglah
seorang nenekku dirumah ini’’nenek selamat datang dirumah suamiku dan semoga
kamu bahagia nek tinggaln disini.Waktu telah berlalu kehidupan kami sangat
bahagia terutama Mertua aku sangat menyayangiku beserta suami. Ketika hendak
suami aku berangkat kerja sang istri selalu tersenyum kepadanya dan tak lupa
tangan suaminya selalu menciumnya berikut juga sang suamiku dia selalu mengecup
keningku…’’
Setiap
hari minggunya kami sekeluarga pergi bertamasya mengunjungi pemandangan yang
amat indah dipandang mata. Akhirnya kita semuanya tiba ditempat rekreasi
tersebut, tak lama kemudian kami dan sang suamiku ikut mengelilingi tempatnya.
Kami melihat alam yang begitu indahnya dan satu persatu kami mengunjungi tempat
wisata tersebut. Wuiiiihhhh….alamnya
begitu indah yahh mas dan kami berdua terjun keair tersebut. Tak lama kemudian
kami sudah mengitari alam kesemua tempat dan semuanya keluarga bergegas pulang
kerumah. Setelah nyampe dirumah aku bersama mertuaku menuju kedapur untuk
memasak.
Akhirnya
mertua aku mengajari aku memasak dan sebagainya,tak lama kemudian kami
berkumpul dimeja makan untuk makan bersama. Kami semua bercanda
tawa’’tuiiiihhhhh…..tak lama aku ditanyain sama mertua aku kapan kamu nikah
ndo’’jawab sang gadis iya insya ALLAH rezeki kita hanya ALLAH yang tau’’amin???
Setelah
pernikahan kami menjelang tiga tahun Alhamdulillah saya telah hamil Mas’’ujar
sang istri. Kemudian kami bergegas.
BERSAMBUNG KECERITA KEDUA SESEORANG GADIS YANG CANTIK DAN FEMINIM
BERSAMBUNG KECERITA KEDUA SESEORANG GADIS YANG CANTIK DAN FEMINIM




0 komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah yang baik dan sopan santun